Sabtu, 22 Maret 2014

Jeet Kun Do

  
   Hallo sobat setia berbagiinfobeladiri.blogspot.com, jumpa lagi setelah sekian lama absen dari dunia per blog an dikarenakan kesibukan :). Pada postingan kali ini kita akan menyajikan tentang beladiri “JEET KUNE DO”.

     Nama Bruce Lee mungkin tidak asing lagi ditelinga kita, khususnya bagi mereka yang suka akan film kungfu. Bruce lee adalah seorang actor china (HK), beliau lahir 27 November 1940 – meninggal 20 Juli 1973 (pada usia 32 tahun). Dari kecil hingga remaja beliau tinggal di Hongkong, dan diusia remaja pindah ke Amerika dan menikah dengan Linda Emery. Dari pernikahan tersebut mempunyai keturunan (Brandon Lee dan Shannon Lee).

     Bruce adalah seorang anak yang rapuh bahkan ia termasuk anak yang susah makan. Pada usia 14 tahun Bruce terlibat perkelahian dan mengalami kekalahan. Dari kejadian tersebut akhirnya Bruce mendalami ilmu beladiri. 

     Jenis beladiri yang ia pelajari adalah Wing Chun (berguru dengan “Sifu Yip Man”). Ia juga berguru dengan Master Kungfu Shiu Hon Sung, disamping itu ia juga belajar tinju, karate, jujitsu, judo, anggar (berguru dengan Ayahnya), serta pencak silat dari Indonesia.
Dari berbagai macam beladiri tersebut dikombinasikan dan disederhanakan sehingga terbentuk sebuah seni beladiri praktis dan mudah di kuasai seseorang yang mau belajar dengan tekun. Beladiri tersebut kini dikenal dengan nama Jeet Kune Do (JKD).
 Gerakan didalam Jet Kune Do sangat mudah dipahami, dan ini yang diharapkan oleh Bruce. Jeet Kune Do di ciptakan bukan hanya untuk menjadi petarung yang lebih baik, namun juga sebagai seni untuk pengembangan diri. Hal tersebut beliau ungkapkan pada artikel majalah Black Belt (Tahun 1971), Bruce mengatakan :
 
“Biarkan itu dipahami untuk sekali ini dan seterusnya bahwa saya tidak menemukan gaya yang baru, mencampur atau memodifikasi. Saya sama sekali tidak menetapkan jeet kune do dalam bentuk aturan yang jelas oleh hukum yang membedakan(mencirikan) bentuk ini atau metoda itu . sebaliknya, saya berharap untuk membebaskan teman teman saya dari pembudakan gaya, pola dan doktrin”.

—Bruce Lee

     Pada tahun 1967 Bruce mulai menelaah / meneliti gaya bertarung (Fighting Style), dia memberi nama seni beladirinya dengan nama Jun Fan Gung Fu. Ini adalah proses pengembangan beladirinya dari perjalanan panjangnya dalam dunia senibeladiri yang selama ini ia tekuni.
Didalam beladirinya Bruce mempunyai Filosofi “membuang yang tidak diperlukan”. Untuk menggambarkan filosofinya dia mengumpamakan dengan seorang pematung ketika membuat suatu karya, yang dari sebongkah tanah dan membuang yang “tidak diperluakan” .
Filosofi tersebut menggambarkan system yang ada didalam Jeet Kune Do, yang mana beladiri yang beliau ciptakan merupakan perpaduan dari berbagai macam beladiri yang selama ini ia tekuni.
Sebagai contoh dia mempunyai konsep teori garis tengah, dan pukulan tegak lurus serta serangan lurus (Forward Pressure) yang mana teori ini berasal dari Wing Chun. Adapun posisi kuda-kuda dia adopsi dari anggar dan tinju karena Bruce berpendapat kuda-kuda tersebut lebih Fleksibel.
Dalam menahan serangan lawan Bruce mempunyai prinsip bergerak masuk kearah lawan dengan dibarengi serangan, kalau kita amati prinsip ini seperti yang ada pada beladiri silat.
Karena Gagasan-gagasanya dalam mengembangkan seni beladirinya beliau dijuluki oleh President UFC Dana White dengan julukan “Bapak Seni Beladiri Gabungan” (Father of Mixed Martial Art).
Pada Tahun 90-an Jeet Kune Do mulai dikenal di Indonesia dengan bermunculnya berbagai perguruan Jeet Kune Do, seperti : Di Jakarta, Semarang, Yogyakarta, dan berbagai tempat lainnya.

Oke sampai disini dulu, semoga bermanfaat….. Sampai berjumpa lagi dengan pembahasan lainnya.

Sabtu, 16 November 2013

Jurus Tian Lian Kun 4 dalam Silat Rachmat

Sobat setia berbagiinfobeladiri.blogspot.com kali ini saya posting tentang jurus Tian Lian Kun 4 dalam silat rahmat. Selamat menyaksikan dan semoga bermanfaat.....

Kamis, 07 November 2013

Istilah-Istilah dalam AIKIDO

Hallo sobat, kali ini berbagiinfobeladiri  akan membahas istilah-istilah yang sering digunakan pada
saat berlatih Aikido , diantaranya :
  • Dojo : Tempat Latihan
  • Sensei : Guru
  • Waza : Teknik
  • Uke : Orang yang menyerang dan menerima teknik Aikido
  • Nage : Orang yang diserang dan melakukan teknik Aikido
  • Ukemi : Jatuh / berguling
  • Mae Ukemi : Jatuh / berguling ke depan
  • Ushiro Ukemi :Jatuh / berguling ke belakang
  • Kamae : Postur Dasar
  • Migi Hanmi Kamae : Kamae kaki kanan didepan
  • Hidari Hanmi Kamae : Kamae kaki kiri didepan
  • Maai : Jarak antara Uke dan Nage
  • Irimi : Bergerak Masuk
  • Tenkan : Gerakan berputar
  • Shikko : Berjalan dengan Lutut
  • Mae Shikko : Berjalan kedepan dengan Lutut
  • Ushiro Shikko : Berjalan kebelakang dengan lutut
  • Shikko Kaiten : Berjalan berputar dengan lutut
  • Katatedori : Cengkraman pada pergelangan tangan
  • Katadori : Cengkraman pada Bahu
  • Munadori : Cengkraman pada kerah/kelopak baju
  • Morotedori : Cengkraman pada pergelangan tangan dengan menggunakan dua tangan
  • Ryoutedori : Cengkraman pada kedua pergelangan tangan
  • Ushiro dori : Cengkraman dari belakang
  • Ushiro Ryoutedori : Cengkraman pada kedua pergelangan tangan dari belakang
  • Ushiro Ryoukatadori : Cengkraman pada kedua bahu dari belakang
  • Ushiri Katatekubishime : Pegangan pada pergelangan tangan dan kelopak baju dari belakang
  • Shomen Uchi : Serangan ke arah depan muka atau kepala
  • Yokomen Uchi : Serangan ke arah samping muka atau pelipis
  • Chudan Tsuki : Serangan ke arah ulu hati
  • Bokken : Pedang Kayu
  • Jo : Tongkat Kayu
  • Tanto : Pisau Kayu
Angka
  • Ichi : 1
  • Ni : 2
  • San : 3
  • Shi : 4
  • Go : 5
  • Roku : 6
  • Sichi / nana : 7
  • Hachi : 8
  • Ku : 9
  • Ju : 10
  • Ni-Ju : 20
  • Ni-Ju-Ichi : 21
  • Hyaku : 100
  • Sen : 1000
Oke sobat sampai sini dulu yah.......Semoga bermanfaat.

Jumat, 01 November 2013

Seni Beladiri Dari Jepang AIKIDO


     Hallo sobat setia berbagiinfobeladiri.blogspot.com kali ini kita akan membahas seni beladiri yang berasal dari negeri Sakura (Jepang) yaitu AIKIDO. Konon, Aikido merupakan seni beladiri yang memanfaatkan tenaga lawan. Oleh karena itu Aikido bisa dipelajari dari berbagai usia mulai dari anak-anak, remaja, dewasa maupun manula. Tentunya dengan cara pengajaran yang berbeda......

SEJARAH AIKIDO
  AIKIDO didirikan oleh Morihei Ueshiba . Beliau lahir 14 Desember 1883 di kota Tanabe, wakayama, Jepang. Beliau menikah dengan Itogawa Hatsu. Sejak muda beliau sangat tertarik dengan beladiri. Beliau berlatih Jujutsu di dojo Kito ryu, dan berlatih pedang di pusat latihan Shinkage
Ryu. Ayahnya membangunkan sebuah dojo dan mengundang guru Jujutsu yang terkenal, Takaki Kiyoichi untuk mengajarinya. Pada usia 29 tahun Ueshiba dan keluarganya berpindah ke kota Hokkaido.  Di Kota tersebut Ueshiba bertemu dengan Sokaku Takeda, grandmaster Daito-Ryu Aiki Jutsu dan beliau belajar kepadanya. Sebulan kemudian, beliau kembali ke Shirataki, membangun dojo dan mengundang Takeda untuk tinggal disana. Ketika ayahnya sakit keras Ueshiba menjual seluruh hartanya dan menyerahkan dojo kepada Takeda, beliau berencana tidak akan kembali ke Hokkaido. Pada saat perjalanan pulang beliau singgah di Ayabe, tempat dimana sekte kepercayaan Omoto-Kyo berpusat.Dikota ini beliau bertemu Onisaburo Deguchi, pimpinan Omoto-Kyo.  Di kota tersebut Ueshiba memutuskan untuk tinggal selama 3 hari sebelum perjalanan pulang. Akan tetapi ayahnya meninggal sebelum Ueshiba tiba. Ueshiba sangat sedih atas kepergian ayahnya. Ueshiba memutuskan untuk menjual semua tanah warisan dan pindah ke Ayabe untuk memperdalam Omoto-Kyo. Selama delapan tahun beliau belajar kepada Deguchi, mengajar beladiri, dan menjadi kepala dinas pemadam kebakaran setempat. Selama mempelajari Omoto-Kyo dan hubungan dekatnya dengan Deguchi sangat mempengaruhi kehidupannya. Ueshiba pernah mengatakan, jika disatu sisi Sokaku Takeda telah membukakan matanya tentang sesensi Budo, maka disisi lain pencerahan hidupnya datang dari pengalaman diOmoto-Kyo. Diawal usia 40 Ueshiba telah memiliki beberapa pengalaman spiritual yang sangat mengesankan dirinya, dan hal ini kemudian mengubah cara pandang hidup dan latihan beladirinya. Satu tahun kemudian banyak orang berguru kepada Ueshiba. Tahun 1927 Ueshiba pindah ke Tokyo. Muridnya bertambah banyak, hal ini mendorongnya untuk membangun dojo resmi di daerah Ushigome (Sekarang menjadi pusat Aikido dunia). Banyak pendekar dari beladiri lain yang datang mengunjunginya, dan mengirimkan murid-murid mereka untuk belajar kepada Ueshiba. Pada saat Perang Dunia II, Ueshiba juga mengajar kelas khusus militer dan polisi. Selama sepuluh tahun  Ueshiba menjadi terkenal. Beberapa cerita mulai diangkat menjadi tulisan. Salah satunya yang banyak menulis tentang peristiwa dan perjalan hidup Ueshiba adalah Kisshomaru (anak dari Ueshiba). Tahun 1942, Ueshiba kembali kekampung halamannya. Dojonya kosong akibat perang, Ueshiba merasa lelah dengan kehidupan kota. Beliau menyerahkan dojonya kepada anaknya, Kisshomaru, dan pindah ke Ibaraki, wilayah Iwama. Ueshiba membangun sebuah dojo luar ruangan yang sekarang dikenal sebagai Aiki Shrine.  Banyak orang mengenal Iwama sebagai tempat lahir Aikido Modern. Sebelum ke Iwama, beladiri Ueshiba dikenal sebagai Aikijutsu, kemudian Aiki-Budo, yang masih merupakan murni beladiri tanpa sentuhan spiritual. Sejak tahun 1942 (nama Aikido mulai resmi digunakan), tahun 1952 Ueshiba memadukan dan menyempurnakan tekniknya dengan filsafat religi Aikido. Seusai perang,Aikido berkembang pesat di Kobukan (sekarang disebut Hombu Dojo) dibawah pimpinan Kisshomaru Ueshiba. Morihei Ueshiba kemudian dikenal dengan "O Sensei" atau "Guru Besar". Beliau menerima penghargaan dari pemerintahan Jepang. O Sensei terus berlatih sampai akhir hidupnya. Pada tahun 1969, O Sensei mengalami sakit dan kondisinya kian memburuk. Pada tanggal 26 April 1969, beliau meningal dunia dalam usia 86 tahun. Dua bulan kemudian, istrinya meninggal diusia 87 tahun. Beliau dikuburkan di Tanabe. 

So, sampai disini dulu sobat nanti kita lanjut lagi masih dengan topik yang sama yaitu seputar Aikido. "Jangan kemana-mana tetap didepan layar komputer anda" he.....he....he.... bye-bye :)

Senin, 28 Oktober 2013

SILAT SABENI TENABANG


Hallo para sobat "berbagiinfobeladiri.blogspot.com" kali ini infoyang ingin saya berikan masih seputar seni beladiri asli tenabang yaitu "Silat Sabeni". Silat ini terkenal dengan jurusnya yang bernama "KELABANG NYEBRANG dan MERAK NGIGEL". Silat Sabeni terkenal dengan kecepatan dan kepraktisannya.
  Nama Silat Sabeni diambil dari nama pendirinya yaitu SABENI. Sabeni lahir didaerah Kebon Pala , Tenabang pada tahun 1860 dari pernikahan Channam dan Piyah. Sabeni namanya mulai dikenal ketika dia mampu mengalahkan seorang jago dari daerah kemayoran yang berjuluk macan kemayoran saat hendak melamar putri si macan kemayoran tersebut.
  Selain pertarungannya dengan si Macan Kemayoran, beliau juga mampu memenangkan pertarungan yang dilakukan di daerah Princen Park (sekarang disebut lokasari) antara beliau dengan seorang jago Kuntao dari China yang sengaja didatangkan langsung oleh Pemerintahan Belanda yang bernama Tuan Danu.
  Dan yang paling menarik adalah ketika beliau mampu mengalahkan seorang Yudo dan Karate pada tahun 1943 yang didatangkan oleh pemerintahan Jepang pada saat usianya 83 tahun. Peristiwa ini terjadi didaerah Kebon Sirih Park (sekarang menjadi Gedung DKI). Atas kemenangannya beliau dibebaskan dan dihadiahkan satu dus kaos singlet dan handuk.
  Sabeni mengajar seni maen pukulan keseluruh jakarta sampai usia 84 tahun. Beliau wafat pada usia 85 tahun tepatnya 15 agustus 1945, dimakamkan di Jalan Kuburan lama Tenabang. Silat sabeni diteruskan oleh anaknya yang bernama M.Ali Sabeni, karena usia yang sudah lanjut maka silat sabeni diteruskan oleh anaknya yang bernama Zul Bachtiar "Bang Zul".

Berikut adalah Jurus-Jurus yang ada disilat Sabeni


NAMA-NAMA JURUS SABENI
1. Jalan Jurus I
2. Jalan Jurus Kotek
3. Jalan Jurus Sikut
4. Jalan Jurus Tampar Monyet
5. Jalan Jurus Sendok
6. Jalan Jurus Pulir
7. Jalan Jurus Cina 1 dan Cina 2
8. Jalan Jurus Genggang
9. Jalan Jurus Tangkis Sangkolan/Pukulan Lawan
10. Jalan Jurus Kelabang Nyebrang
11. Jalan Jurus Empat Kalima Pancer
12. Jalan Jurus Longok
13. Jalan Jurus Merak Ngigel
14. Jalan Jurus Naga Ngerem
15. Jalan Jurus Selat Bumi

BUKAAN DAN KUNCIAN JURUS SABENI
1. Melepas cekikan tangan lawan
2. Melepas tangan lawan saat ngebeng-beng (memegang) baju
3. Melepas saat tangan dibekuk di belakang
4. Melepas pitingan dari belakang
5. Melipat tangan lawan dari segala arah
6. Melepas pegangan lawan dari segala arah
7. Meredam pukulan lawan dengan lima jari
8. Bantingan dengan kedua tangan
9. Bantingan dengan kaki dibarengi kedua tangan
10. Meredam bantingan kaki lawan dan lawanpun jatuh
11. Menepis tangan lawan dengan tampar monyet
12. Mengunci tangan lawan dengan jurus sikut
13. Mencekik tenggorokan dengan tiga jari
14. Membanting lawan dengan tampar monyet
15. Membanting dan melintir leher dengan pulir

Sekian dulu info dari saya sobat, semoga bermanfaat.

Semoga Silat ini terus dikembangkan oleh pemuda-pemuda kita...........

Minggu, 10 Februari 2013

Seni Aliran Silat Rachmat Tenabang

 
LOGO SILAT RAHMAT
Mungkin sebagian dari kita pernah atau sering mendengar Aliran Silat Rachmat. Aliran silat ini didirikan oleh Rachmat bin H.Abdul Faqir atau sering disebut dengan kong Rachmat. Beliau lahir di Kebon Kacang, Tanah Abang pada tahun 1860 dan wafat pada usia 75 tahun (tahun 1935).
  Pada suatu saat beliau ditangkap oleh Belanda dan dipenjarakan di Boven Digoel, Papua Barat. Didalam penjara Kong Rachmat belajar ilmu beladiri dari gurunya yang berkebangsaan China.
  Kong Rachmat menurunkan ilmunya kepada putra beliau yaitu kong Marzuki bin Rachmat dan diturunkan lagi kepada keponakannya yang bernama Ramdani bin
Suhaemi atau lebih dikenal dengan Cing Ram. Cing Ram Rahimahullah adalah cucu kong Rachmat hasil perkawinan dari putri beliau Robiah dan Suhaemi. Kong Rachmat juga mengajarkan silatnya kepada anaknya yang lain, seperti kong Arif dan kong Nasihun.

Dan sampai sekarang silat aliran ini masih dilestarikan oleh murid-murid beliau......

Jurus Silat Aliran Kong Rachmat , terbagi menjadi :
MUSTOFA - SABENI - RAHMAT

 Jurus Dasar :
1. Jurus Pukul
2. Jurus Potong
3. Jurus Sangkol
4. Jurus Lipet (Sikut)
5. Jurus Muka Dua Sliwa
6. Jurus Muka Tiga
7. Jurus Tendang Tubruk
8. Jurus Jalan Serot
9. Jurus Pecak Kiri
10. Jurus Tendang Pasang
11. Jurus Tendang Balik
12. Jurus Langkah Muka Dua Sliwa
13. Jurus Grebeg
14. Jurus Kerah
15. Jurus Naga Ngerem
16. Jurus Cina Kurung
17. Jurus Pegat Pasang (pengembangan)
18. Jurus Dua Lima Pancer (pengembangan)

 Jurus Tian Liong Kun :
1. Jurus Tian Liong Kun 1 s/d 6 (jurus asli)
2. Jurus Tian Liong Kun 7 s/d 9 (pengembangan)

Jurus Lainnya (pengembangan)
1. Jurus Sinding 1 s/d 4
2. Jurus Pukul Muka Dua Potong
3. Jurus Ayam
4. Jurus Cina Nanggung
5. Jurus Kerah Putih
6. Jurus Pegat Satu Pegat Dua
7. Jurus Muka Dua Sikut
8. Jurus Langkah Kiri
9. Jurus Muka Dua Mundur
10. Jurus Bangau
11. Jurus Banteng

AYO LESTARIKAN TERUS BUDAYA KITA
KALAU BUKAN KITA SIAPA LAGI
  
Sampai disini dulu ya....... Semoga bermanfaat !!!